I Wanna be Ahmad Setiaji

by - 22.07

http://samdeiza.blogspot.com/2013/03/i-wanna-be-ahmad-setiaji.html
Dari sore jiwa terasa galau. Setelah coba berbagai macam cara ternyata hasilnya nihil!
Yaudah, lari ke warnet ajah.....

Beberapa hari yang lalu gue iseng iseng beresin lemari. Iya, iseng iseng doang. Aslinya mah mau nyari duit yang barang kali keselip selip di lemari, yang gue harapkan klo di kumpulin ada sekitar 20 juta. Tapi yah, mungkin pada saat ini gue belum beruntung. Tapi meskipun gue g nemuin duit yang keselip, setidaknya gue nemu sempak sempak yang udah lima bulan blom di cuci. Ga banyak si, cuma ada sekitar 9. Dan jamurnya kalo mau dikiloin ada sekitar 15 kilo


Pada beres beres kali ni, di laci arsip, gue nemu map ijazah gue. Gue buka map tersebut dan ternyata bukan cuma ijazah gue doang yang ada disitu. Ada SKCK, foto copy KK, foto copy KTP, dan gue baru inget bahwa itu semua gue kumpulin buat ngajuin kredit odong odong. Truz ada uler tangga yang gue bikin sendiri dengan tantangan yang lebih menarik. Ada juga naskah naskah khutbah pilihan gue yang berhasil gue bawakan di atas panggung. Dan yang paling menarik, ada kertas kertas peninggalan kelas 6 (3 SMA) dulu....

Kertas kertas itu berisikan keinginan (bisa juga dibilang keirian) adek kelas gue untuk bisa seperti gue. Waktu kelas enam dulu gue emang sempet ngumpulin para ketua kamar. Mereka gue suruh untuk menyampaikan pada para A'dho (santri kelas 1-4 / 1 smp - 1 sma) bahwa kelas enam punya program buku kenangan yang gue ditunjuk sebagai salah satu penanggung jawabnya oleh petinggi kelas enam. Program tersebut mengharuskan setiap a'dho untuk menulis di sebuah kertas tentang: siapa yang paling alim di kelas enam, siapa yang paling pantas dijadikan qudwah (contoh), siapa yang paling lucu, dan siapa yang paling kalian idolakan di kelas enam.

Yah, untuk kategori teralim memang  nama gue sudah pasti tidak ada dalam nominasi. As you know lah......gw khan tawadhu,, g suka menampakan ibadah ibadah gue. Sholat ajah gue di gudang biar g ketawan. Puasa senin kamis gue kerjain di Selasa Jumat biar g pada tau. Gue juga kalo makan gerry chocolatos di kamar mandi. Sungguh betapa tawadhu nya diriku kan?

Kategori qudwah juga daku tidak akan masuk dalam nominasi. Otak mereka masih segar untuk menulis nama gue ke dalam nominasi, begitu juga untuk kategori terlucu. Gue lebih mirip amit amit daripada imut imut. Gue lebih mirip kea lenong pantura dari pada lucu.

Tapi siapa sangka di kategori siapa yang paling kalian idolakan di kelas enam nama gue tertulis di lebih dari satu kertas. untuk kategori ini kertas kertas semua berasal dari kelas empat (1 SMA) karna mereka yang dapet jatah itu. Dan ketika gue baca kertas kertas itu lagi sekarang, bibir ini tak berhenti menyunggingkan senyum

"Aku pengen kaya ka Farid + ka Ahmad. Kenapa? Mereka berdua lah yang menjadi motivasi saya untuk bersaing dengan mereka dalam sisi ilmu. Ya, moga moga ajah saya bisa nyaingin mereka. Amin..."
(Hey, dont you know thats imposibel alias mustahil bangetz??? gue udah sampe pada tingkatan ke 9 pada perguruan Cu Pe Tong yang diasuh langsung oleh fitri tropica. kecuali klo lu menguasai juga Ajian Naga Makan Pete.)

"Ka Ahmad Setiaji, karna dia:
- Mahir (ngutang :-) )
- Inggris n Arab nya manteeeepp... (ah, biasa ajah.....)
- Jismuhu mislu rambo (helllooooww.... rambo? beda di telor yah.....gue masih utuh, dia mungkin udah di kebiri. :-) )
- Jambulnya bagus...(he eh, ini nama nya jambul khatulistiwa gorong gorong sudirman anti kerusuhan huru hara 98. Bedanya sama sahrini dia udah lunas kalo gue masih 645x kredit lagi...)
- Jamil -Ganteng- (iyah iyah, ga usah di bilang. ini udah menjadi rahasia umum di semua kebun binatang)
- Khotbah pas ba'da subuh kaya orang arab sampe ust Sholeh mujimuji di kelas. (Dia udah gue bayar memang.....)
- Enak kalo bergaul/ ngobrol. (he eh, tapi semua ada tarif nya yah....)
- Baju nya keren keren (ma'lum. tiap hari nyatronin ramayana n matahari. belanja? oh bukan....ngutiil lebih tepatnya)
-orang nya PD an (yah, selama aku masih berjalan di jalan Alllah yah, .....)
-Punya bakat jadi Artis. (yah, bakat doang....tinggi, muka, kulit,dan dompet tidak lulus uji masuk production house)
- Punya wawasan luas banget baik islam maupun luar.... (he eh, kan setiap pagi saya sarapannya kopi SIndo, Teh kompas, sama nasi goreng Cosmopolitan)
- DLl" (iya, jangan di sebuti semua. ntar g selesai selesai malah)

"ka Ahmad Setiaji karna pintar dalam berkhotbah."
(ma'lum, keturunan Megi Z yang ke 20, dari jalur abah ahong)

"Ahmad Setiaji karana bicaranya seperti reporter. cepat dan padat."
(itu reporter mana yang kea begitu?)

"Aku pengen kaya ka Ahmad Setiaji yang kaya e pinter di segala bidang... (ah, bisa ajah...) suruh khutbah bisa (Sebenernya ga bisa klo gada bayarannnya...oucht..hohoho) Tausiyah bisa, masalah bahasa apalagi (yeah, i was born to be a perfect person...)
tapi sayang, kalo aku liat liat sih aagak bermuka dua" (anjrit, pinter bangaat ni orang. ngangkat dulu baru di jatohin)

"Alangkah indahnya seandainya aku bisa seperti ka Ahmad S yang pinter pada bidang bahasanya..." (ini dari tadi kenapa bahasa mulu. wajah gue g di perhatiin dengan baik yah?)

"ka Ahmad Jakarta. Aku ingin mendalami ilmu ilmu sastra bahasa seperti beliau, faseh dalam pelafadzan bahasa arab dan inggris" (yah, ada ketrurunan juga si. ko arab dari onta klo inggris dari monyet inggris)

"Salam buat ka aaahmad setiaji, coz kemaren kita para santri seperti melihat telenovela ..." (ooh, jadi gue di sama ini sama aktor aktor marimar, charita de angel, amigos, dlll yah....ini gue harus tersanjung apa tersunjang?)

"Menurut saya kaka yang teladan adalah kak Ahmad Setiaji. Coz dia sih yang memotivasi ku untuk mempelajari bahasa, karna kulihat dia handal di bidang tersebut. Dengan leluasa ia mengatakan sesuatu ceplas ceplos. Lancarkaya ngobrol biasa. wow! amazing!
apalagi banyak rahasia di sejarahnya itu. Dengan kemampuannya ia menjadi mantan ketua lughoh. Dan orangnya baik, menjadi cermin pondok sini lah.." (sialan ni anak! abis ngilangin novel detektif paling gue suka sekarang dia jilat gue pake tulisan ini......:-))

"ka Ahmad Setiaji, orangnya lucu dan pintar"


- - - -

Dan itulah, ...
kalian tau? sering kali kita merenungi diri kita, apa yang menjadi nasib kita, aka yang terjadi pada hidup kita, apa yang kita punya
tapi tanpa kita sadari setiap dari kita ternyata ada yang mengidolakan
gue begitu, sebelum kertas kertas ini mampir di tangan gue, gue anggep gue adalah orang yang paling ga bisa apa apa, paling malang nasib hidupnya, paling ga punya apa papa. but siap sangka mereka menulis itu semua tentang gue?

jadi marilah lita saling sering sering bersyukur....
karna kata Arin Aprilia di buku nya "Fayra", everything He gave is the best

You May Also Like

3 komentar