My Gratitude and Apologize

by - 15.02

http://samdeiza.blogspot.com/2014/08/my-gratitude-and-apologize.html
Hey ya...
Aigoo....Mianhae.. Jeongmal josonghamnida <- bahasa korea acakadut. hehehe

Serius nih... kea nya gw butuh partner untuk melestarikan dan membudidayakan blog ini.
Kalo ada yang minat komen ya... hehehe


Libur Ramadhan kali ini banyak kabar mengejutkan buat gw. Sebenernya bukan libur juga si. Gw da berenti dari kerjaan gw sebagai guru. Propesi ini meskipun udah lama gue idamkan, cita cita gw dari kecil, tapi ternyata setelah tiga tahun gw jalanin, gue berfikir bahwa mungkin belum saatnya untuk gw jadi guru. Setidaknya untuk saat dan umur umur ini. Wae? Why? Kenapa? Kunaon? Lha Ngopo? Pertanyaan ini sebenarnya bukan gue yang bisa jawab. Yang lebih bisa menjawab pertanyaan ini adalah temen temen gw dlu, anak anak kelas 3 Ba dan 2 Ba yang dlu gw sempet jadi wali kelas mereka, santri santri gw di Darussalam Demak, juga murid murid gw di sana.

Gw sungguh sangat benar benar belum pantas jadi seorang guru. Karna gw tidak memiliki sosok guru dalam diri gue. Mungkin benar kata Jessica, gw lebih tepat mendapingi dirinya di sisa umurnya. (note for Jessica: dont learn bahasa, or you'll kejang kejang baca ini.)
In my opinion, seseorang memang sangat boleh untuk bercita cita setinggi mungkin. Tapi tanpa melupakan siapa dan bagaimana dirinya. Terkadang yang bukan merupakan cita cita itu lah propesi yang paling pantas dan paling baik dia kerjakan. Rite?

Ini, keluarnya gue dari propesi terdahulu gue, jika masih ada yang bertanya, murni keinginan gw, tentunya setelah banyak pertimbangan yang sudah sangat matang,  beberapa malah ampe gosong. Kalian harus mengerti perasaan ini, terutama untuk kalian mantan murid murid yang saya tinggalkan yang masih mengharapkan guru tampan ini untuk kembali mengajar kalian #dilemparin batu sekampung

Dan terimakasih banyak untuk semuanya...
Untuk Ust Saifuddin... yang telah mempercayai saya untuk bisa meningkatkan kualitas pendidikan dan pentarbiyahan di Darussalam, meski ternyata pada akhirnya all you know that gw hanya memiliki wajah yang tamvan dan totalitas dalam kejahatan, tanpa memiliki sesuatu yang jenengan inginkan untuk menuju goal yang diinginkan. Whatever, thanks juga buat kegokilan kegokilan selama ini. Saya akan terus mengingat badan subur mu pak... baik baik sama pak Bastian ya... berikan dia kesempatan untuk merasakan betapa indahnya pernikahan. Sungguh saya khawatir dia tidak bisa mengecap manisnya pernikahan disebabkan kerja rodi dan romusha  yang selama ini terjadi pada dirinya. Seret dia sekali kali menuju kotak maksiat untuk merasakan betapa indahnya hidup ini, dan betapa kebahagiaan itu bisa didapat hanya dalam sebuah kotak, bersama dengan sosok anda. tentunya anda cukup mendengarkan saja, jangan sekali kali berpikiran untuk mencoba memegang mic. Terakhir denger jenengan bersuara, Faros kehilangan pendengarannya sementara. Saya yakin pak Bas bisa dikembalikan kepada fitrah gokil nya yang semula. Berjanjilah untuk itu pak Udin...

Dan terimakasih banyak untuk semuanya...
Untuk Mudir ... ah, entah harus berkata apa saya disini. Kita sama tau (jika mau jujur. hehehe) bahwa saya di sana tidak  memberikan kiprah apapun. Malah semacam menjadi murid paring nakal yang tidak bisa dihukum layaknya murid lainnya. Hanya menambah berat beban yang antum panggul selama ini padahal beban yang sudah ada saja sudah berton ton.  Terimakasih sudah memberikan kesempatan menimba pengalaman disana selama dua tahun lamanya. Bimbingan dan arahan dari antum selama ini tidak akan saya lupakan, meski saya sangsi untuk bisa menerapkannya di kemudian hari. hehehe.
Malu kadang untuk kembali melihat wajah ahjusshi (Ahjusshi: Panjenengan dala bahasa korea. ^_^).Semoga apa yang Ahjusshi cita citakan sejak pertama kali mendaratkan kaki di Darussalam bisa tercapai. Allah Musta'an... Hafidzakallah Ahjusshi... ^_^

Dan terimakasih banyak untuk semuanya...
Untuk Ustadzah Irfiyanti, Ustadzah Emi, dan Ustadzah Ismi... Maafkan kekanak kanakan saya selama ini. sungguh kekanak kanakan ini terjadi karna saya merasa masih imut imut nan belia #ember mana ember?. Perngertiannya selama ini, kerjasama nya, dan besar hati, lima jempol deh buat kalian bertiga. 4 jempol punya saya, satunya lagi bonus jempol kaki dari pak Udin. kalo masih kurang nnti ta minta kan jempolnya Safna sekalian. :). Yang masih di pondok semoga dimudahkan urusannya... Yang kuliah juga semoga dimudahkan urusannya... yang mau ke KUA juga semoga ga kesandung dijalan. Entah kesandung dalam arti sebenarnya atau dalam arti lain. Yang penting inget aja kalo ada yang mau nikah undangannya harus sampe rumah saya, lengkap dengan ongkos transport menggunakan pesawat. Nanti kalo mau nanggap SNSD di acara walimahannya, kontak saya aja. Kebetulan sa ya kenal dekat dengan salah satu personil SNSD, mpok minah.

Dan terimakasih banyak untuk semuanya...
Untuk Ustadz Arif, Ustadz Arifin, Ustadz Afif dan Ustadz Hadi... (cie cie cie... Ustadz semua ni ceritanya.^_^). Maaf telah menghambat kebaikan yang seharusnya tumbuh dan berkembang dengan pribadi pribadi kalian di Darussalam. Maaf tidak bisa menjadi panutan. Terimakasih atas kenangan selama ini. Thanks buat mas Arif, yang udah sering saya pake motornya untuk ta'lim ke Jepara, juga kadang kadang untuk 'klik-ketemuan-deal' (hehehehe), juga ilmu ilmu nya tentang komputer selama ini, juga kosakata kutilangdarat (kurus tinggi langsing dada rata) nya. heheheh... Juga buat mas Arifin, temen yang paling saya percaya untuk curhat... semua kedok saya udah kebuka semua dah kalo sama antum mah... sempak saya warna apa aja  juga mungkin antum udah tau. hehehe... Juga buat Mas Hadi dan Mas Afif...
Jongmal Mianhae untuk semua kericuhan, kerusuhan, dan keporak porandaan yang diakibatkan oleh saya selama ini... Oia.. video yang di kolem renang boleh ta aplod ke Yutub? klo boleh komen ya.... heheheh #disiram aer raksa

Dan terimakasih untuk semuanya....
Untuk murid murid ku semuanya....
capek gw nulisnya kalo harus dijelasin satu satu. Mantabh lah buat kalain semua. Jangan lupain saya yah... inget pepatah Rusia yang sering saya ajarkan: "ojo lali karo wong ganteng iki". Kalian semua anak anak baik yang mempunyai banyak potensi baik pula dalam diri diri kalian. Jangan ikuti jejak sesat yang selama ini saya contohkan... Nurut sama ustadz barunya ya...
 Thanks juga buat Bu kantin atas soto dan pecel  murahnya selama ini... sungguh daku sangat kangen dengan mu bu... well... dengan soto gratisnya sebenernya. ^_^

Dan terimakasih untuk semuanya...
Dua tahun ini benar benar dua tahun yang istimewa. Dua tahun yang penuh arti. Dua tahun yang penuh... penuh tuh.. matiin kerannya. Jujur, berat rasanya meninggalkan kalian. Beraat sekali. Akhirnya agar lebih ringan, terpaksa komputer BU dan kotak amal masjid ga jadi ta bawa. Mungkin lain kali. ^_^

Dan akhirnya... setiap orang selalu menyisakan ruang di otaknya untuk mengenang orang orang yang berarti di hidupnya. Gw juga mempunyai ruang itu di otak gw, dan kalian telah lama menjadi penghuni nya. Gw harap gw juga bisa ada di ruang yang sama di otak otak kalian.

Ada yang menyesal dengan perpisahan ini (nyesel kenapa dlu blom sempet nabok gw selama gw disana ^_^)
dan ada juga yang bahagia dengan perpisahan ini (kondom, eh, konon setelah gw keluar dari situ pada bikin tumpeng ya... hehehe)
yah... apapun yang kalian rasakan, minumnya tetap teh botol sosro. Jangan lupa, yang ada gambar badak nya ya...

I LUV U ALL.......

You May Also Like

2 komentar